Minggu, 04 Oktober 2009

BERANI HIDUP DIUJUNG TEBING

Seberapa bernilaikah kehidupan beriman?
Jika anda pernah mengalaminya, hidup anda tidak akan biasa biasa lagi.
Menghidupi kehidupan beriman itu seperti berjalan diatas bentangan tali baja. Itu memberikan gairah yang luar biasa.
Pada tahun 1800an seorang akrobator bernama BLODIN (jean Francois Gravlet) menjadi terkenal karena bolak balik menyeberangi air terjun Niagara diatas seutas tali baja, terkadang bahkan tanpa jala pengaman sama sekali.
Suatu hari orang banyak berkumpul dikedua tepi air terjun untuk menyaksikan atraksinya yang paling berbahaya. Dia akan menyeberangi air terjun Niagara sambil membawa kereta dorong berisikan sekarung semen yang berat diatas bentangan tali baja.....
Dengan beban tambahan sedemikian itu, kesalahan kecil dapat mengakibatkan dia terpelanting dari atas bentangan tali, meluncur kebawah hempasan deras air terjun 1600 kali dibawahnya.
Ribuan orang menyaksikan dengan menahan nafas, sementara dia melangkah pelan sambil mendorong kereta.
Selangkah demi selangkah diatas desauan riuh air terjun dibawahnya.
Begitu dia sampai diseberang semua orang bernafas lega dan bersorak kagum. Sungguh prestasi yang luar biasa.
Begitu sampai ditepi, Blodin menantang wartawan didekatnya :"Apakah anda percaya saya bisa melakukan apa saja diatasbentangan tali baja ini?"
"Oh, tentu Pak Blodin" jawab si wartawan "Setelah menyaksikan yang terjadi hari ini saya percaya, anda dapat melakukan apa saja"
"Apakah kau percaya" lanjut Blodin " bahwa saya juga sanggup membawa seseorang menggantikan sekarung semen tadi diatas kereta dorong ini dengan selamat sampai diseberang tanpa jala pengaman - siapa saja yang belum pernah berjalan diatas tali sebelumnya?".
"Oh tentu saja Pak Blodin" Jawab wartawan tadi "saya percaya".
"Baik" kata Blodin "Naiklah".
Wartawan tadi mendadak pucat dan segera menyelinap diantara orang banyak.
"ADA PERBEDAAN ANTARA MEMPERCAYAI SESUATU DAN MENARUH KEPERCAYAAN PADA DIRI SESEORANG"
Bagamanapun juga, hari itu ada 1 orang yang menaruh kepercayaan pada diri Blodin. Sukarelawan yang pemberani itu setuju untuk duduk dalam kereta dan ikut menyeberangi bentangan air terjun bersama maestro akrobat tersebut.
Ketika Blodin mengeluarkan karung semen dan mempersilahkan penumpangnya duduk diatas kereta dorong, penonton dikedua tepi air terjunpun bertaruh....
Dan bersamaan dengan sorakan banyak orang, Blodin memulai perjalanan kembali keseberang, kali ini dengan membawa penumpang yang gugup diatas kereta dorong didepannya.
Sepertinya perjalannan itu berjalan mulus bagi si penantang maut. Sampai mereka tiba ditengah bentangan 1600 kali tali baja....
Seseorang yang bertaruh paling besar dari antara penonton diam diam menyelinap dan mencoba mengerat bentangan tali baja tersebut.
Tiba tiba saja keseimbangan bentangan tali baja bergoncang menyebabkan tali berayun dan membahayakan Blodin dan penumpang kereta dorongnya.
Blodin berjuang mengembalikan keseimbangannya, dia tahu mereka bisa jatuh dan mati kapan saja.....
Jikalau pelk kereta melenceng keluar dari rel tali baja, maka mereka berduapun akan terlempar ke air terjun dibawahnya.
Blodin berbicara, memotong ketegangan penumpang yang ketakutan diatas kereta dorongnya. "Berdiri!" dia membuat perintah.
"Berdiri dan peluk baku saya!" Orang itu duduk kaku terpaku.
"Lepaskan dan berdiri!" ... "Lepaskan kereta ini" ... "Cepat lakukan atau mati" perintah Blodin. Orang itupun akhirnya berdiri perlahan dan keluar dari kerta yang sudah melenceng. "Tanganmu lingkarkan di leher saya! sekarang kakimu.... kepinggan saya!" kata Blodin.
Orang itu sekali lagi ngikuti perintah Blodin, melekat erat ketubuh Blodin dan kereta dorongpun dibiarkan jatuh kebawah....
Blodin memanfaatkan seluruh pengalaman dan otot ototnya yang terlatih untuk bertahan diatas tali yang berayun sampai mencapai titik keseimbangannya semula.....
Dan selangkah demi selangkah, Blodin pun berhasil menyelesaikan perjalanannya keseberang dengan selamat, menggendong sukarelawan yang bak anak kecil melekat dipunggungnya........
Itulah yang dimaksud dengan menghidupi kehidupan beriman....
Anda harus memiliki keyakinan penuh pada PRIBADI yang menggendong anda menyeberangi bentangan kehidupan.
Sangat mudah untuk berkata bahwa anda percaya kepada ALLAH, tapi apakah anda bersedia membiarkan DIA mengendong anda melewati bentangan tali, tinggi diatas desauan air yang deras???
Anda dapat mengalami hal itu, anda tahu itu.
Anda bisa mengalami gairah hidup mempercayai ALLAH dan melihat DIA memenuhi segala kebutuhan anda.
Collect from tommy window

Tidak ada komentar: