Minggu, 17 Oktober 2010

Sebuah Doa

Suatu kali seorang anak sedang mengikuti sebuah lomba mobil balapan mainan.
Hari itu suasana sungguh meriah karena itu adalah babak final dan hanya 5 orang yang masih bertahan, termasuk Tommy.
Sebelum pertandingan dimulai, Tommy menundukkan kepala, melipat tangan dan berkomat kamit memanjatkan doa.

Pertandingan segera dimulai, dan ternyata.... mobil balap Tommy yang pertama mencapai garis FINISH. Tentu saja Tommy sangat girang sekali menjadi sang juara dalam lomba itu.

Saat pembagian hadiah, ketua panitia bertanya,"Hai jagoan... kamu pasti tadi berdoa kepada TUHAN agar kamu menang bukan?". dan Tommy menjawab,"Bukan pak, rasanya tidak adil meminta pada TUHAN untuk menolong mengalahkan orang lain. aku hanya minta pada TUHAN supaya aku tidak menangis kalau aku kalah".

semua hadirin terdiam mendengar jawaban itu. Setelah beberapa saat, terdengarlah gemuruh tepuk tangan yang memenuhi ruangan itu. Permohonan Tommy ini merupakan doa yang luar biasa.

Dia tidak meminta TUHAN mengabulkan semua harapannya, namun dia berdoa agar dia diberikan kekuatan untuk menghadapi apapun yang terjadi dengan batin yang teguh.

Sering kali kita berdoa pada TUHAN untuk mengabulkan setiap permintaan kita. Kita ingin TUHAN menjadikan kita nomor satu, menjadikan kita yang terbaik dalam setiap kesempatan. Kita meminta agar TUHAN menghalau setiap halangan dan cobaan yang ada didepan mata.

Tidak salah memang, namun bukanlah semestinya yang kita butuhkan adalah bimbinganNYA danrencanaNYA yang paling sempurna dalam hidup kita???

Seharusnya kita berdoa meminta kekuatan untukbisa menerima kehendak TUHAN yang sempurna sebagai yang terbaik dalam hidup kita....

Collect from BB

Tidak ada komentar: